Mencegah Penularan Virus Corona dengan Pola Hidup Bersih yaitu Mencuci Tangan
Mencegah Penularan Virus Corona dengan Pola Hidup Bersih
yaitu Mencuci Tangan
Selain isolasi dan karantina, pola hidup bersih
menjadi upaya efektif mencegah penularan virus corona antar manusia. Nabi
Muhammad SAW telah menyatakan pentingnya menjaga kebersihan bagi kesehatan
dalam hadis. Kebersihan bahkan menjadi sebagian dari iman seperti diceritakan
Abu Malik at-Ash'ari.
قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
" الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلأُ الْمِيزَانَ
. وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلآنِ - أَوْ تَمْلأُ -مَا بَيْنَ
السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَالصَّلاَةُ نُورٌ وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ
وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَائِعٌ نَفْسَهُ
فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُهَا”
Artinya: Rasulullah SAW berkata, "Kebersihan
adalah sebagian dari iman dan Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah SWT)
memenuhi timbangan, Subhanallah (Maha Suci Allah SWT) dan Alhamdulillah
memenuhi celah antara dunia dan surga. Doa adalah petunjuk, amal adalah bukti
keimanan, kemauan adalah cahaya, dan kitab suci Al-Qur'an adalah yang mendorong
atau justru melawan kamu. Semua orang berusaha sebaik-baiknya sejak dini hari,
yang kemudian bisa dilihat apakah meninggikan derajat atau justru merusaknya."
(HR Muslim).
Hadis ini berderajat shahih sehingga tak perlu
diragukan kebenarannya. Salah satu usaha menjaga kebersihan adalah cuci tangan,
yang kini terbukti bisa mencegah penularan virus corona. Sesuai perkembangan
zaman, cuci tangan bisa menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer sebagai
alternatif.
Cuci tangan juga telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam hadisnya,
عَنْ سَلْمَانَ، قَالَ قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ بَرَكَةَ
الطَّعَامِ الْوُضُوءُ بَعْدَهُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم
فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله
عليه وسلم ” بَرَكَةُ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ قَبْلَهُ وَالْوُضُوءُ بَعْدَهُ ’’
Artinya: Dinarasikan Salman: Saya membaca di Taurat,
berkah makanan ada di wudhu setelah menyantapnya. Lalu aku mengatakannya pada
Nabi Muhammad SAW yang aku baca di Taurat. Setelah itu Rasulullah SAW
mengatakan, "Berkah pada makanan ada di dalam wudhu sebelum dan setelah
menyantap hidangan." (HR Tirmidzi).
Hadis lain tentang cuci tangan adalah seperti yang diceritakan Abu
Huraira
عَنْ جَابِرٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ
أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ
فَلْيُفْرِغْ عَلَى يَدِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَ يَدَهُ فِي إِنَائِهِ
فَإِنَّهُ لاَ يَدْرِي فِيمَ بَاتَتْ يَدُهُ "
Artinya: Rasulullah SAW mengatakan, "Ketika
bangun tidur, kamu seharusnya cuci tangan tiga kali sebelum beraktivitas karena
dia tidak tahu kondisi tangannya saat malam hari." (HR Muslim).
Dengan hadis ini sesungguhnya tidak ada alasan,
khususnya bagi muslim, untuk tidak cuci tangan. Ilmu pengetahuan telah
membuktikan, cuci tangan adalah cara paling efektif membunuh virus dan bakteri
penyenan penyakit termasuk COVID-19.
Sumber : detik.com


Komentar
Posting Komentar