Bedanya Antiseptik Dan Disenfektan


Bedanya Antiseptik Dan Disenfektan

       penggunaannya. Antiseptik dipakai untuk tubuhdesinfektan pada benda tak hidup seperti pegangan pintu, komputer atau meja. kandungan kimia Baik antiseptik maupun desinfektan memiliki kandungan kimia biosida.Hidrogen peroksida adalah contoh bahan umum dalam keduanya. Tapi antiseptik biasanya mengandung konsentrasi yang lebih rendah dibanding desinfektan. Penggunaan antiseptik sangat disarankan untuk membunuh mikroorganisme seperti virus dan bakteri yang menempel pada tangan. Oleh karena itu antiseptik banyak terdapat pada sabun dan hand sanitizer. Penggunaan antiseptik sangat direkomendasikan ketika terjadi epidemi penyakit [termasuk virus corona] karena dapat memperlambat penyebaran penyakit.
      Cara kerja antiseptik membunuh mikroorganisme, pertama melalui oksidasi dengan lemak dalam sel sehingga mikroorganisme langsung pecah dan mati. Atau dapat pula dengan langsung menyerang sitoplasma sehingga langsung merusak sel mikroorganisme.
        Sedangkan desinfektan,  zat kimia yang digunakan membunuh mikroorganisme pada benda mati. Desinfektan biasanya disemprotkan langsung pada benda. Seperti yang dilakukan pada peralatan makan WNI dari Wuhan yang saat itu hendak diobservasi di Natuna. Menggunakan sabun atau hand sanitizer mengandung antiseptik penting untuk membunuh mikroorganisme ... Sementara desinfektan untuk benda mati.
Jenis-jenis antiseptik
Ada beberapa jenis antiseptik yang biasa digunakan sehari-hari. Masing-masing biasanya dikemas menjadi jenis yang berbeda, seperti berikut ini:
  • Chlorexidine, biasanya digunakan untuk antiseptik pembersih luka terbuka.
  • Antibacterial dye, yang sering digunakan untuk merawat luka jatuh dan luka bakar.
  • Peroxide dan permanganate, yaitu bahan yang umumnya digunakan dalam obat kumur yang mengandung antiseptik dan pada luka terbuka.
  • Turunan halogenated phenol, yang umumnya digunakan dalam sabun bagi rumah sakit dan prosedur medis, serta cairan pembersih.
  • Povidine iodine, sebagai bahan yang biasanya digunakan sebagai antiseptik untuk membersihkan luka yang terkontaminasi, area tubuh yang akan dioperasi, hingga membersihkan area kulit yang masih sehat.
  • Alkohol. Alkohol dengan konsentrasi 60%-70% lebih efektif sebagai antiseptik jika dibandingkan dengan yang memiliki konsentrasi 90%-95%.
Jenis-jenis disinfektan
Berikut ini bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai disinfektan beserta kegunaannya:
• Glutaraldehyde 2%
Bahan ini biasanya digunakan sebagai disinfektan alat-alat operasi yang tidak bisa disterilkan menggunakan suhu panas. Bahan ini juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda lainnya.
• Chloroxylenol 5%
Bahan ini sebenarnya bisa digunakan, baik sebagai antiseptik maupun disinfektan. Biasanya, chloroxylenol dipakai untuk membersihkan alat-alat medis, dengan cara direndam dengan campuran alkohol 70%.
• Chlorine
Chlorine adalah bahan yang sering kita sebut sebagai kaporit. Selain bisa membersihkan air di kolam renang, bahan ini rupanya juga digunakan sebagai bahan disinfektan untuk permukaan barang-barang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara mengggunakan masker yang benar?

BERJEMUR DI PAGI HARI SANGAT PENTING DISAAT PANDEMI COVID-19 SAAT INI

Beberapa Tips Untuk Tetap Sehat Selama Masa Pandemik