Benefit and Risk Berjemur





Berjemur yang baik seperti apa sih???
Benefit and Risk Berjemur 

Waktu yang paling tepat untuk berjemur yaitu pagi hari. Tentunya pada sinar matahari pagi memiliki manfaat untuk kesehatan. Apa saja sih manfaat sinar matahari untuk tubuh??? Manfaatnya yaitu :
-          Untuk kulit mendapat asupan vitamin D
Vitamin D fungsinya dapat menghindarkan tubuh dari penyakit  rheumatoid arthritis, tuberkulosis, multiple sclerosis, diabetes tipe 1 dan osteomalacia.
-          Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Saat terpapar sinar matahari tubuh akan menghasilkan sel darah putih yang fungsinya sebagai perlindungan tubuh.
-          Mencegah Depresi
Fungsinya berjemur untuk meningkatkan kadar hormon serotonin. Jika kekurangan hormon tersebut maka lebih mudah terjadinya depresi.

Ada beberapa dokter yang menyarankan berjemur jam 12 siang.  Namun kita lihat dulu benefit and risk, indonesia itu berada di garis equator yang dimana sekitar jam 12 sampai dengan jam 1 siang paparan UV saat “solar noon” atau ketika UV sedang memuncak lebih cepat mengisi vitamin D. Hal ini tergantung letak dan musim dari masing-masing negara. Tetapi jika kita melakukan berjemur jam 12 siangan hanya mendapatkan satu keuntungan yaitu mendapatkan vitamin D, lainnya efek yang tidak diinginkan. Salah satunya hal yang tidak diinginkan kulit terbakar.
Berikut ini ada beberapa ilustrasi komposisi UVA dan UVB yang sampai ke permukaan bumi.
UVA dan UVB sampai ke permukaan bumi, sedangkan UVC tidak sampai ke permukaan bumi karena habis ditahan oleh stratosfer.


>95% UVA diteruskan sampai ke permukaan bumi Sementara UVB yang sampai ke permukaan bumi hanya 5%, 95% nya diserap oleh atmosfer (dari 100% pancaran sumbernya) jadi secara natural nya memang komposisi UVA jauh lebih banyak dibanding UVB.
Ketika pagi hari, memang intensitas ultraviolet (UVA dan UVB) belum maksimal, baru akan meningkat dan mencapai puncak kejayaan ketika terik tengah hari. Tapi perlu diingat juga, dengan meningkatnya intensitas UVB otomatis intensitas UVA juga meningkat.
Sebenarnya berjemur dibawah jam 10 sinar UVB sudah ada, di negara tropis ini yang terletak di garis equator  (sumber by dr. Listya Paramita, Sp.KK)
Jadi untuk daerah indonesia yang dekat dengan khatulistiwa, sebetulnya antara jam 08.00-10.00 pagi atau jam 15.00-16.00, level UVB sudah sangat cukup untuk merubah provitamin D menjadi vitamin D. Untuk dosisnya kulit terang adalah 5-10 menit, sedangkan untuk kulit yang agak gelap adalah kurang lebih 15 menit.
Adapun sumber vitamin D bisa didapatkan dengan sinar UVB (yang akan mengaktifkan pro vitamin D di lapisan kulit), makanan kaya vitamin D, dan suplemen vitamin D. Jadi sinar matahari bukan sumber satu-satunya sumber vitamin D.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana cara mengggunakan masker yang benar?

BERJEMUR DI PAGI HARI SANGAT PENTING DISAAT PANDEMI COVID-19 SAAT INI

Beberapa Tips Untuk Tetap Sehat Selama Masa Pandemik