Hidup Sehat Dikala Pandemi Covid-19 dengan Berolahraga
Hidup Sehat Dikala Pandemi Covid-19 dengan Berolahraga
Olahraga adalah bagian dari upaya untuk menjaga kebugaran tubuh. Sekalipun menjalani isolasi mandiri di rumah, olahraga dan kegiatan positif harus tetap dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Menurut Psikolog Wiene, jika tidak berolahraga, maka sirkulasi darah tidak lancar, otot menjadi kaku, oksigen tidak mengalir lancar ke otak. Karena begitu pentingnya olahraga, maka masyarakat diimbau tetap melakukan olahraga ringan sendiri seperti "stretching" atau peregangan otot, senam dan yoga.
Namun, perlu diperhatikan bahwa pemerintah meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan. Jadi, warga harus memastikan tidak melakukan olahraga yang mengumpulkan banyak orang karena dapat meningkatkan kemungkinan penularan Covid-19.
Menurut Wiene, meskipun bekerja dari atau isolasi mandiri di rumah, bukan berarti tidak bisa berolahraga, tapi bisa melakukannya dengan latihan fisik individual bersifat ringan atau gerakan badan yang menguatkan dan menyehatkan tubuh, sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga.
Dengan sistem imunitas tubuh yang meningkat dan terus terjaga dengan baik, maka tubuh tidak akan rentan terkena penyakit. Sebaliknya jika olahraga diabaikan, maka dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan rentan terserang penyakit.
Olahraga dapat memunculkan hormon endorfin yang dapat membantu meningkatkan imunitas.
"Walau kita di rumah saja, mari kita tetap melakukan olah raga ringan, tidak harus yang berat seperti angkat besi. Lakukan dengan 'happy' (senang) tanpa paksaan. Dengan demikian akan muncul hormon endorfin yang akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita," ujar Wiene di Jakarta, Senin (23/3/2020).


Komentar
Posting Komentar